Ini Lho Biaya Bagi Hasil Go-Food dan Grabfood

Biaya Bagi Hasil Go-Food dan Grabfood

Bagi seorang pebisnis kuliner keberadaan Go-Food sangat membantu penjualan. Ini terbukti dari data yang dirilis oleh Gojek pada tahun 2017 kemarin yang menyatakan bahwa ada 125.000 merchant yang sudah bergabung pada layanan ini.

Dari press release yang dikutip dari CNN, Nadiem Makarim selaku CEO Gojek menyatakan bahwa keberadaan Go-Food telah membantu meningkatkan omzet rata-rata penjual makanan sebanyak 30% dibanding sebelum bergabung. Angka yang tidak main-main.

Untuk Grabfood yang lahir setelah Go-Food mungkin angkanya masih sedikit di bawah. Pihak Grab sampai saat artikel ini dibuat belum pernah merelase angka resmi jumlah merchant yang telah bergabung, tapi melihat promosi yang masif nampaknya perkembangan Grabfood juga sangat pesat.

Sistem Bagi Hasil

Seperti umumnya sebuah bisnis perantara / middleman, pendapatan utama pasti berasal dari komisi penjualan. Setiap penjualan yang dihasilkan melalui aplikasi ini, maka mereka berhak untuk mendapat pembagian keuntungan.

Hal ini pula yang membuat perbedaan harga antara beli langsung di warung / restoran dengan beli melalui aplikasi Go-Food atau Grabfood. Walaupun tidak semuanya, namun nampaknya para pedagang tidak rela untuk mengurangi margin keuntungan. Solusi dari mereka yaitu dengan menaikkan harga jual apabila dipesan melalui aplikasi.

Jumlah Bagi Hasil Go-Food dan Grabfood

Menurut sumber yang kita dapat dari hasil wawancara, untuk Go-Food membebankan biaya bagi hasil sebesar 20% dari harga jual.

Ayam Gubrak di Penjaringan, Jakarta Utara misalnya, memasang harga paket ayam gubrak sebesar Rp 15 ribu. Namun pada aplikasi Go-Food, harganya menjadi Rp 18 ribu. "Harganya dinaikkan Rp 3 ribu untuk menutup itu, Bang" kata Sri penjaga resto.

Hal ini juga diakui oleh pengelola kedai Kim Lai Pontianak di Jalan Rawa belong, Jakarta Barat. “Go-Food ambil 20%, jadi kami kasih harga makanan di aplikasinya jadi Rp 4.000 lebih mahal,” kata Kim Wei Lan si pemilik.

Sebelumnya, beberapa kedai penjual makanan menyatakan bahwa Go-Jek mengambil jatah bagi hasil sebesar 20% dari total transaksi Go-Food setiap bulan. Sementara biaya bagi hasil Grab dari GrabFood disebut sebesar 25%.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel