Begini Cara Melaporkan Order Fiktif Grab dan Gojek


BANGOJOL.COM- Begini Cara Melaporkan Order Fiktif Grab dan Gojek Menjadi driver ojek online menjadi salah satu pekerjaan yang banyak diminati di Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Semakin banyaknya driver ojek online membuat persaingan antar driver semakin ketat. Hal ini tidak jarang membuat driver melakukan berbagai kecurangan untuk mendapatkan keuntungan.

Selain itu ada banyak juga driver yang melakukan pelanggaran dalam memberikan jasa ojek online. Hal ini tentu merugikan penumpang yang menggunakan jasa ojek online. Sudah cukup banyak keluhan dari penumpang yang masuk ke perusahaan penyedia jasa transportasi online.

Akan tetapi, selain driver ternyata penumpang juga dapat melakukan pelanggaran yang dilarang oleh Grab dan Gojek selaku penyedia jasa ojek online. Ada banyak driver yang sudah mengalami hal ini. Kawan driver juga mungkin pernah mengalaminya.

Bentuk pelanggaran tersebut adalah order palsu atau disebut juga order fiktif. Hal ini dilakukan oleh seseorang yang melakukan pemesanan. Akan tetapi, driver tidak dapat menemukan penumpang di tempat penjemputan yang sudah dijanjikan. Driver juga tidak dapat menghubungi penumpang melalui telepon atau SMS. Penumpang yang harusnya menggunakan jasa ojek online benar-benar tidak ada atau fiktif. Hal ini tentu sangat merugikan bagi driver. Driver sudah membuang waktu dan tenaganya akibat order fiktif ini.

Berapa Besar Kerugian Akibat Order Fiktif?

Ketika menerima order fiktif, kawan driver tentu menjadi sangat dirugikan. Kawan driver harus mengambil keputusan tepat apakah membatalkan orderan tersebut atau tidak. Jika kawan driver membatalkan orderan tersebut, hal ini akan membuat reputasi pembatalan kawan driver menjadi meningkat. Padahal, baik Gojek atau Grab menerapkan aturan maksimal pembatalan adalah 10%. Jika lebih dari itu maka kawan driver tidak akan menerima bonus dari Gojek dan Grab.

Namun, jika kawan driver tetap melakukan perjalanan tanpa penumpang, hal ini tentu melanggar aturan Grab dan Gojek. Jika terindentifikasi oleh Gojek dan Grab, kawan driver tentu akan menerima resiko suspend atau hukuman lainnya.

Jikalau pun tidak terdeteksi oleh sistem, kawan driver tentu akan mengalami kerugian juga. Kawan driver hanya akan rugi tenaga, waktu, dan bensin. Tentu tidak ada pembayaran yang akan kawan driver dapatkan dari order fiktif ini.

Terlebih lagi jika kawan driver menerima order fiktif melalui fitur Go-Food atau GrabFood. Hal ini tentu akan sangat merugikan karena kawan driver sudah membeli makanan dengan uang kawan driver. Akan tetapi, pemesan makanan tersebut tidak dapat ditemukan.

Bagaimana Cara Mengetahui Order Fiktif?

Melihat besarnya kerugian yang akan dialami kawan driver dari order fiktif, ada baiknya kawan driver mengidentifikasi orderan sebelum terlanjur mengalami kerugian. Beberapa cara yang dapat kawan driver lakukan untuk mengidentifikasi order fiktif adalah:

  • Hubungi penumpang atau pelanggan yang melakukan order

Order fiktif akan terlihat ketika pelanggan dihubungi. Jika kawan driver tidak bisa menghubungi penumpang berkali-kali, maka berhati-hatilah. Ini bisa jadi order fiktif yang dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab.

  • Cari alamat pembuat order

Jika sudah menemukan alamat penjemputan, namun tidak menemukan pelanggan atau penumpang juga bisa menjadi indikasi order fiktif. Jika hal ini terjadi, kawan driver dapat membatalkan orderan secara sepihak dan melapor ke Grab atau Gojek.

  • Lihat status order yang dilakukan oleh pelanggan

Pelanggan yang melakukan order fiktif akan membatalkan pesanan secara tiba-tiba dan secara berulang. Misalnya, ketika pelanggan memesan Grabfood dan kawan driver sudah menyelesaikan pesanan, akan tetapi secara tiba-tiba pelanggan membatalkan pesanan.

Bagaimana Cara Melaporkan Pelanggan yang Melakukan Order Fiktif?

Ketika kawan driver sudah mengetahui bahwa order yang diterima adalah fiktif, maka kawan driver dapat melapor kepada pihak Gojek atau Grab. Berikut ini cara yang dapat kawan driver lakukan untuk melaporkan order fiktif:

  • Melaporkan Order Fiktif Gojek

Ikuti langkah-langkah berikut untuk melaporkan order fiktif bagi kawan driver yang menjadi driver Gojek:

  1. Catat nomor order fiktif yang kawan driver dapatkan
  2. Lakukan pickup dan selesaikan proses perjalanan.
  3. Simpan bukti order tersebut dengan melakukan screenshoot layar smartphone kawan driver. Ini bisa dijadikan bukti jika kawan driver terkena suspend oleh Gojek.
  4. Hubungi costumer service atau call centre gojek. Menghubungi costumer service dan costumer call gojek dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:
    1. Telepon nomor ponsel atau telepon call center Gojek yang ada di kota kawan driver. Kawan driver dapat mencari tahu nomor call centre Gojek yang berbeda di setiap kota.
    2. Kirimkan SMS kepada call center dengan format Order#Nama driver#Nomor telepon gojek yang digunakan driver#Nomer order#Masalah yang dialami
    3. Mention sosial media Gojek. Kawan driver dapat mention ke twitter Gojek @gojekindonesia.


  • Melaporkan Order Fiktif Grab

Bagi kawan driver yang menjadi driver Grab, order fiktif dapat dilaporkan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Siapkan data orderan yang ingin dilaporkan berupa nomor order dan data diri kawan driver yang didaftarkan di aplikasi grab
  • Buka link pelaporan order fiktif Grab di grb.to/LawanOpik.
  • Isi form yang disediakan dengan data yang benar
  • Jika sudah selesai klik tombol “KIRIM” atau “SELANJUTNYA”
Itulah cara melaporkan order fiktif di Grab dan Gojek. Semoga bermanfaat, kawan driver!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel