Ini 4 Penyebab Orderan Ojek Online Sepi Orderan


BANGOJOL.COM-Ini 4 Penyebab Orderan Ojek Online Sepi Orderan Menjadi driver ojek online memberikan kesempatan kerja kepada banyak pihak. Pekerjaan ini terbukti menarik banyak orang karena untuk yang ditawarkan cukup besar. Akan tetapi, hidup tentu tidak selamanya berjalan mulus.

Ada kalanya kawan driver bisa mendapatkan penghasilan hingga ratusan ribu rupiah dalam sehari dengan menjadi driver ojek online. Akan tetapi, ada masanya juga kawan driver hanya bisa mendapatkan penghasilan puluhan ribu rupiah saja.

Hal ini tentu sesuatu yang wajar. Pekerjaan sebagai driver ojek online memang memberikan penghasilan yang tidak menentu. Penghasilan ini sangat ditentukan dengan banyaknya penumpang yang menggunakan jasa kawan driver.

Selain itu, kawan driver tentu juga sudah memahami bahwa rezeki memang tidak bisa kawan driver atur sendiri.

Sebagai seorang driver ojek online, menerima orderan yang banyak merupakan suatu keberkahan karena akan mendapatkan banyak penghasilan. Namun, jika sedikit penumpang yang melakukan orderan, maka penghasilan yang didapatkan tentu tidak akan memuaskan.

Menghindari orderan yang sedikit tentu harus dilakukan oleh kawan driver. Meskipun kawan driver tidak dapat mengatur rezeki yang datang dari Tuhan, namun berusaha yang terbaik merupakan suatu keharusan.

Apa yang harus kawan driver lakukan untuk mendapatkan banyak orderan? Cara pertamanya tentu menghindari penyebab-penyebab yang bisa membuat orderan menjadi sepi. Apa saja hal-hal yang dapat membuat orderan yang kawan driver terima sedikit?

Berikut ini beberapa ulasannya agar kawan driver dapat menjadikannya sebagai referensi dalam bekerja.

  • Smartphone Mati atau Internet Offline

Penyebab pertama yang dapat membuat kawan driver sepi orderan adalah kurangnya mengaktifkan penggunaan smartphone. Jika kawan driver tidak mengaktifkan tombol "Penerima Pekerjaan" di aplikasi ojek online, maka kawan driver tidak dapat mendeteksi adanya orderan pelanggan. Aplikasi tidak akan mengirimkan notifikasi pelanggan yang meminta order. Hal ini tentu membuat kawan driver kesulitan untuk mendapatkan order.

Jika kawan driver merupakan pengemudi Gojek, maka akan lebih baik bagi kawan driver untuk mengaktifkan fungsi tersebut.

Dengan mengaktifkan tombol ini, kawan driver dapat dengan mudah menerima orderan yang masuk. Karena jika kawan driver terlambat menerima orderan, orderan tersebut dapat diambil oleh driver lainnya.

Ingatlah bahwa kawan driver bekerja dengan mengandalkan aplikasi ojek online yang dimiliki. Oleh karena itu, memantau aplikasi secara berkala merupakan suatu kewajiban.

  • Menghidupkan Smartphone dalam Mode Senyap atau Getar

Kasus ini hampir sama dengan kasus pertama. Jika kawan driver tidak mengaktifkan suara notifikasi di smartphone kawan driver, maka notifikasi orderan yang masuk juga sulit untuk terdeteksi. Kecuali bila kawan driver tidak berhenti memandangi layar smartphone sepanjang waktu.

Akan tetapi, tentu hal ini tidak mungkin dilakukan. Memainkan smartphone sepanjang waktu juga dapat cepat menghabiskan baterai smartphone yang menjadi media kawan driver dalam mencari penghasilan.

Jika kawan driver melewatkan notifikasi order yang masuk beberapa detik saja, kawan driver dapat terlambat mengambil orderan tersebut. Oleh karena itu, penting untuk membuat notofikasi order tersebut dapat diketahui dengan cepat. Salah satunya tentu dengan mengaktifkan suara notifikasi di smartphone kawan driver.

  • Mengabaikan Orderan

Orderan merupakan rezeki bagi setiap driver ojek online. Akan tetapi, ada juga beberapa driver yang mengabaikan orderan yang masuk. Ada beberapa alasan driver menolak suatu orderan. Sebagai contoh, yaitu jarak yang terlalu dekat sehingga tarifnya sangat murah. Alasan lainnya, yaitu jarak yang terlalu jauh sehingga akan membuat lelah.

Ada juga driver yang menolak orderan yang tidak membayar secara tunai. Misalnya, untuk penumpang Grab dapat membayar menggunakan OVO atau e-cash bank nasional. Gojek pun menyediakan mode pembayaran non-tunai, yaitu Go-Pay.

Padahal perlu kawan driver ketahui bahwa mengabaika orderan dapat membuat penerimaan orderan menjadi menurun. Hal ini akan membuat orderan berikutnya sulit masuk ke aplikasi kawan driver. Perlu juga kawan driver ketahui bahwa aplikasi ojek online terus dikembangkan oleh pihak pengembangnya. Aplikasi ini sudah dibuat sedemikian canggih sehingga dapat mengidentifikasi perilaku driver.

Jika ada driver yang menolak atau mengabaikan banyak orderan yang masuk, aplikasi dapat mengidentifikasi bahwa kawan driver tidak berminat dengan notifikasi tersebut. Hal ini akan membuat aplikasi tidak memprioritaskan akun kawan driver untuk diberikan notifikasi. Notifikasi order yang berikutnya pun akan sulit masuk ke akun kawan driver.

  • Salah Mengambil Tempat Mangkal

Tempat mangkal menjadi salah satu hal yang menentukan orderan yang akan kawan driver terima. Jika kawan driver dapat memilih tempat mangkal yang strategis, orderan yang diterima pun akan semakin banyak.

Aplikasi ojek online sudah memberikan kawan driver referensi tempat yang banyak menerima orderan. Kawan driver dapat datang ke tempat-tempat tersebut untuk mangkal. Jangan mengabaikan fitur tersebut, karena Gojek ataupun Grab sudah menyediakan fitur ini untuk membantu kawan driver.

Selain itu, kawan driver juga harus mengidentifikasi waktu-waktu potensial dari tempat mangkal. Misalnya, pada pagi hari tempat mangkal yang strategis adalah di wilayah perumahan karena banyak yang mau pergi ke kantor atau sekolah. Siang hari strategis untuk mangkal di pusat perbelanjaan.
Sedangkan sore hari, kawan driver dapat mangkal di sekitar perkantoran karena banyak karyawan yang akan pulang ke rumah dari tempat kerja.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel